Kesebelas DPO teroris Poso itu terdiri dari dua kelompok dengan masing-masing pimpinan Qatar dan Ali Kalora.
Qatar berhasil dilumpuhkan pasukan gabungan dalam sebuah penyergapan pada Minggu (11/7/2021). Selain Qatar, seorang pengikutnya, Rukli, juga terbunuh.
Sednagkan Ali Kalora tewas dalam baku tembak di Pegunungan Desa Astina, Torue, Parigi Moutong, pada 18 September lalu.
Setelah delapan bulan diburu, dari 11 DPO teroris Poso kini tersisa 4 orang. Satgas Madago Raya terus memburu keempat teroris itu.***
Artikel Terkait
Usai Tangkap Abu Rusydan, Densus 88 Dilaporkan Menerbangan 11 Terduga Teroris ke Jakarta
Aparat TNI Berhasil Evakuasi Nakes Korban Kekejaman Kelompok Separatis Teroris Dari Distrik Kiwirok
Helikopter TNI Ditembak KKB Saat Hendak Evakuasi Nakes di Pegunungan Bintang Papua
Nakes Diserang KKB, 1 Tewas. IDI Papua Minta Gubernur Papua Lindungi Nakes
Sosok Suster Gabreila Meilani, Nakes yang Tewas dalam Serangan KKB di Papua
Satu Prajurit TNI Gugur Saat Mengamankan Evakuasi Nakes Korban Kekejaman Kelompok Separatis Teroris (KST)