Empat DPO Teroris Poso Terus Diburu, Ini Wajah Mereka

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Rabu, 22 September 2021 | 06:30 WIB
Empat DPO teroris Poso.  (Pen Koopssus Satgas Madago Raya )
Empat DPO teroris Poso. (Pen Koopssus Satgas Madago Raya )

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Satgas Madago Raya terus mengejar empat terois Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang belum tertangkap. Perburuan diarahkan ke pedalaman hutan Poso, Parigi Moutong, hingga Sigi.

Keempat DPO teroris Poso itu adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

“Kami sudah menyebar selebaran empat DPO teroris Poso. Bagi masyarakat yang mengetahui segera lapor ke polisi terdekat,” kata Wakasatgas Humas Madago Raya AKBP Bronto Budiono, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: 7 Teroris Poso Ditembak Mati Sepanjang Tahun 2021, 4 Masih Diburu

Masyarakat bisa juga menghubungi nomor telepon tiga polres. Polres Poso 085298562999, Polres Sigi 082190690191, dan Polres Parimo 082260088723.

Sementara itu, Kepala Penanggung Jawab Kendali Operasi Satgas Madago Raya Irjen Rudy Sufahriadi menyebut kekuatan empat DPO teroris Poso sudah melemah.

Namun, pasukan gabungan TNI-Polri  harus waspada. Kelompok terafiliasi Islamic State (IS) itu masih berbahaya karena memiliki senjata api dan bom rakitan.

Baca Juga: Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur MIT, Ali Kalora Ditembak Mati Tim Densus 88

Diketahui Pimpinan MIT Poso, Ali Kalora dan seorang anak buahnya, Jaka Ramadhan alias Ikrima tewas dalam baku tembak pada Sabtu (18/9/2021).

Baku tembak terjadi di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong. Aparat mengamankan sepucuk senjata M.16, amunisi aktif, dan bom rakitan.

“Keempat DPO sudah lama terpisah dengan Ali Kalora. Kita sudah imbau untuk menyerahkan diri. Tapi kalau terus melawan, Satgas Madago Raya bertindak tegas,” tandas Rudi.

Baca Juga: Mahfud MD Pastikan Pimpinan Majelis Mujahidin Timur (MIT), Ali Kalora Tewas

Perburuan terhadap 11 DPO teroris Poso dipicu oleh aksi penyerangan dan pembunuhan terhadap empat warga di Lemban Tongoa, Sigi, Sulteng, pada 27 November 2020. 

Sejak awal Januari 2021, Satgas Madago Raya melalui Koopsgabsus TNI memburu para DPO di pedalaman hutan dan pegunungan Poso di Sigi dan Parimo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X