TITIKTEMU.CO MERAUKE - Rencana pembangunan poros jalan yang menghubungkan wilayah Banti dengan Aroanop Kabupaten Mimika Papua yang dirancang akan digarap di tahun 2021, akhirnnya benar-benar terlaksana.
Dimulainya pembangunan akses jalan sarana vital bagi masyarakat setempat agar mudah bepergian lintas wilayah itu ditandai dengan berlangsungnya upacara adat bakar batu dan doa bersama yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Opitawak, Kampung Banti 1, Kampung Banti 2 dan Aroanop.
Kegiatan berlangsung di lapangan Bola Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.
Tradisi adat bakar batu dan doa bersama yang di gelar beberapa waktu lalu oleh Pemda Mimika tak lain merupakan syarat yang diminta masyarakat lokal menandai dimulainya pekerjaan pembangunan jalan Banti-Aroanop.
Baca Juga: Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Merauke, Warga Siap Sukseskan PON XX 2021 Papua
Acara tersebut diikuti kurang lebih 250 orang dari Kampung Opitawak, Banti 1 dan Banti 2 serta Aroanop.
Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko melalui Kasi Teritorial Kolonel Inf Gania Hardi menyampaikan ucapkan terimakasih kepada masyarakat Opitawak yang telah menyiapkan tempat untuk Pos TNI di Kampung Opitawak dalam pelaksanaan pembangunan jalan Banti-Aroanop.
“Kami mengharapkan kepada semua pihak agar bisa membantu kelancaran kegiatan pembangunan jalan Banti-Aroanop, sehingga dapat selesai tepat waktu,” ujarnya.
Septianus Mabak, tokoh masyarakat setempat menyampikan terimakasih dan ucapan syukur, karena dengan adanya pembangunan jalan ini saya dan generasi selanjutnya bisa akan menikmatinya.
Baca Juga: Jokowi Akan Membangun Istana Kepresidenan ke 7 di Papua?
“Tolong program ini jangan dibatasi, tetapi lanjut sampai Aroanop, dalam program lanjutan ini tidak akan ada gangguan dari OPM karena jalan ini jalan saya punya dan masyarakat,” ungkapnya.
“Jalan silahkan dilanjutkan sampai ke Aroanop. Setelah selesai pembangunan ini, TNI akan menyerahkan kepada Pemda Mimika dan untuk pemeliharaan setelah pembangunan ini kami harapkan libatkan kami masyarakat,” pesan Septianus.
“Kami minta di Opitawak ada Pos TNI, dan TNI-POLRI harus ditambah dalam program ini, dan kami mau pos TNI Induk ada di Kampung Opitawak,” harapnya.***
Artikel Terkait
Usai Lantik Tamtama, Pangdam XVII/Cenderawasih Langsung Cek Kesiapan Akomodasi PON Papua
Kegiatan Digelar di Masa Pandemi, Kemenkes Siapkan Protokol Kesehatan PON XX Papua 2021
Lagu “Torang Bisa” Resmi Menjadi Theme Song PON XX Papua 2021
Menkopolhukam Mahfud MD Cek Kesiapan Venue PON XX Papua
Bertekad Sajikan Yang Terbaik Untuk Pemirsa, TVRI Gelar Diklat Bagi Tim Peliput PON XX Papua 2021