Tradisi Bakar Batu, Awali Pembuatan Jalan Banti-Aroanop Kabupaten Mimika Papua

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 17 September 2021 | 19:35 WIB
Tradisi adat bakar batu mewarnai awal dilakukannya pekerjaan pembangunan jalan Banti Aroanop Kabupaten Mimika, Papua. (pic. puspen tni)
Tradisi adat bakar batu mewarnai awal dilakukannya pekerjaan pembangunan jalan Banti Aroanop Kabupaten Mimika, Papua. (pic. puspen tni)

TITIKTEMU.CO MERAUKE - Rencana pembangunan poros jalan yang menghubungkan wilayah Banti dengan Aroanop Kabupaten Mimika Papua yang dirancang  akan digarap di tahun 2021, akhirnnya benar-benar terlaksana.

Dimulainya pembangunan  akses jalan sarana vital bagi masyarakat setempat agar mudah bepergian lintas wilayah itu ditandai dengan berlangsungnya  upacara adat bakar batu dan doa bersama yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Opitawak,  Kampung Banti 1, Kampung Banti 2 dan Aroanop.

Kegiatan berlangsung di lapangan Bola Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Tradisi adat bakar batu dan doa bersama yang di gelar beberapa waktu lalu oleh Pemda Mimika tak lain merupakan syarat yang diminta masyarakat lokal menandai dimulainya pekerjaan pembangunan jalan Banti-Aroanop.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Merauke, Warga Siap Sukseskan PON XX 2021 Papua

Acara tersebut diikuti kurang lebih 250 orang dari Kampung Opitawak, Banti 1 dan Banti 2 serta Aroanop.

Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko  melalui Kasi Teritorial Kolonel Inf Gania Hardi menyampaikan ucapkan terimakasih kepada masyarakat Opitawak yang telah menyiapkan tempat untuk Pos TNI di Kampung Opitawak dalam pelaksanaan pembangunan  jalan Banti-Aroanop.

“Kami mengharapkan kepada semua pihak agar bisa membantu kelancaran kegiatan pembangunan jalan Banti-Aroanop, sehingga dapat selesai tepat waktu,” ujarnya.

Septianus Mabak,  tokoh masyarakat setempat menyampikan terimakasih dan ucapan syukur, karena dengan adanya pembangunan jalan ini saya dan generasi selanjutnya bisa akan menikmatinya.

Baca Juga: Jokowi Akan Membangun Istana Kepresidenan ke 7 di Papua?

 “Tolong program ini jangan dibatasi, tetapi lanjut sampai Aroanop, dalam program lanjutan ini tidak akan ada gangguan dari OPM karena jalan ini jalan saya punya dan masyarakat,” ungkapnya.

“Jalan silahkan dilanjutkan sampai ke Aroanop. Setelah selesai pembangunan ini, TNI akan menyerahkan kepada Pemda Mimika dan  untuk pemeliharaan setelah pembangunan ini kami harapkan libatkan kami masyarakat,” pesan Septianus.

“Kami minta di Opitawak ada Pos TNI, dan TNI-POLRI harus ditambah dalam program ini, dan kami mau pos TNI Induk ada di Kampung Opitawak,” harapnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Puspen TNI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X