TITIKTEMU.CO - Gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 Skala Richter melanda Turki dan Suriah pada Senin (6/2). Gempa terjadi pada pukul 04.17 (01 17 GMT) saat masyarakat tengah tertidur pulas di tengah musim dingin.
Lebih dari 3800 orang warga negara Turki dan Suriah meninggal dunia, 14.500an orang terluka dan 4.900 bangunan rata dengan tanah (Data Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki (AFAD)
Baca Juga: Sejumlah Fakta Penting Gempa Turki. Salah Satunya Merupakan Gempa Terkuat Dalam 100 Tahun Terakhir
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah gempa yang menimbulkan ribuan korban baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka di Turki dan Suriah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap bencana tersebut dapat segera termitigasi dengan sigap di kedua negara.
Sebagai bentuk dukungan spiritual, PP. Muhammadiyah mengimbau umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah untuk memanjatkan doa dan shalat Ghaib untuk mereka yang wafat.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga berharap pemerintah Indonesia segera memberikan bantuan kemanusiaan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Harlah Satu Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah Ucapkan Selamat: Semoga Semakin Besar dan Digdaya
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) siap memberangkatkan relawan kesehatan dan kemanusiaan untuk membantu melakukan evaluasi dan layanan medis ke Turki.
Mereka menyiapkan 29 relawan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah. EMT adalah tim medis darurat yang terverifikasi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Saat ini, EMT Muhammadiyah tengah berkoordinasi dengan pemerintah yaitu BNPB, Kememko PMK, Pusat Krisis Kemenkes dan Kementrian Luar Negeri.
Baca Juga: Masyarakat Umum Sudah Bisa Vaksinasi Booster Kedua. Yuuk Segera ke Fasyankes. Gratis!