TITIKTEMU.CO - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah tentang sistem penanganan pertandingan sepak bola menjadi lebih baik lagi.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya akan mengirimkan personelnya ke luar negeri untuk belajar manajemen pengamanan stadion untuk kompetisi sepak bola.
Baca Juga: Ketua OSIS Bisa diterima di IPB University Tanpa Test, Begini syarat, jadwal dan cara mendaftarnya
Studi banding dilakukan untuk meningkatkan kemampuan jajaran Polri. Sebelum itu, Polri melaksanakan kursus manajemen pengamanan stadion dengan menghadirkan tenaga pengajar dari Coventry University, London.
Sigit belum menyebutkan berapa personel yang dikirimkan untuk melakukan studi banding ke luar negeri itu. Tetapi dipastikan keberangkatan personelnya ke luar negeri untuk mendapat gambaran langsung manajemen pengamanan stadion di luar negeri.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Polres Metro Depok, Simling di Alun alun Kota Depok Hari Minggu
Baca Juga: Polres Metro Depok Layani Perpanjangan SIM Hingga Malam Hari. Lokasinya di Cibubur
Sebelumnya Polri menggelar kursus manajemen pengamanan stadion menghadirkan pengajar dari Coventry University, London, berlangsung selama sembilan hari (25 Januari-2 Februari).
Kursus itu diikuti 66 orang yang terdiri atas 34 Karo Ops Polda jajaran dan Satker Mabes Polri sebanyak 22 orang.
Pengajar Coventry University Prof. Mike Hardi menyebut, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
Ketiga hal tersebut telah disampaikannya kepada para peserta kursus manajemen pengamanan stadion yang diselenggarakan Polri.