nasional

Irjen Toni Harmanto dua kali gantikan Kapolda yang bermasalah

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 11:06 WIB
Irjen Toni Harmanto kini ditugaskan sebagai Kapolda Jatim (pic/ist)

TITIKTEMU.CO - Irjen Teddy Minahasa batal menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur karena kasus narkoba yang menjeratnya.

Pada telegram Kapolri  tertulis Teddy Minahasa yang semula ke Polda Jawa Timur diubah ke Pati Yanma Mabes Polri. Kini Teddy Minahasa sedang dipatsuskan, karena diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Pengganti Teddy Minahasa di Polda Sumbar ialah Suharyono yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri. Sebelumnya, Rusdi Hartono dimutasi sebagai Kapolda Sumbar. Namun berdasarkan surat telegram Kapolri nomor ST/2223/X/Kep/2022, Rusdi Hartono dimutasi ke Polda Jambi dengan jabatan Kapolda.

Baca Juga: Danjen Kopassus serahkan ratusan lampu panel surya. Keren, sekarang Pulau Nusakambangan terang benderang!

Jabatan Kapolda Jawa Timur ditugaskan kepada Irjen Toni Harmanto yang sebelumnya memimpin Polda  Sumatera Selatan. Hal itu tertuang dalam surat telegram yang diterbitkan Kapolri Sigit Listyo Prabowo pada Jumat (14/10/2022).

"Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH NRP 65100566 Kapolda Sumsel diangkat dalam Jabatan Baru Sebagai Kapolda Jatim," demikian isi surat telegram terbaru Kapolri.

Bila ditelisik kariernya di Polri, pernah dua kali menggantikan kapolda yang bermasalah. Pertama pada tahun 2021, ketika menggantikan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri, yang diduga imbas bantuan fiktif Akidi Tio. Setelah itu, baru saja Toni ditugasi menggantikan Teddy Minahasa.

Baca Juga: INFO LOKER: Lowongan Kerja Kimia Farma Apotek bagi Lulusan D3 Farmasi dan Apoteker.

Toni yang lahir di Jakarta pada 5 Oktober 1965 adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1988. Sejak lulus dari Akpol, Toni meniti karier kepolisian di bidang reserse. Saat itu dia ditugaskan di Kaurbinops Sabhara Polres Serang yang masih berada di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Kemudian dia dipindah menjadi Kasat Serse Polres Bogor pada 1993 dan Kasat Serse Polresta Bogor setahun kemudian. Pada 1995, Toni ditarik menjadi perwira pertama di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Selang 2 tahun kemudian, Toni berdinas di Polda Maluku hingga 2000. Setelah itu
dia kembali ditarik ke Jakarta dan berdinas di Polda Metro Jaya, Sespim Dediklat Polri,
hingga menjabat Kapolres Tangerang pada 2006.

Baca Juga: MenPANRB Azwar Anas: Presiden Jokowi pengin reformasi birokrasi harus berdampak, lincah dan inovatif!

Pada 2008, Toni ditarik ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), kemudian kembali berdinas di Polda Metro Jaya. Toni tentu tak asing dengan wilayah Jawa Timur, karena pernah menjadi Wakapolda di provinsi itu pada 2018.

Setahun kemudian dia menjabat Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), dan kemudian menjabat Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) pada 2021.

Usai terjadinya tragedi di Kanjuruhan, Toni selaku Kapolda Sumsel saat itu bersama ribuan
suporter Sriwijaya FC yang dikenal dengan julukan Laskar Wong Kito Palembang menggelar doa bersama.

Halaman:

Tags

Terkini