nasional

Tragedi Kanjuruhan di mata suporter: Pintu keluar tertutup dan mata perih. Dinding stadion sampai dijebol

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Pintu ditutup terus dilempari gas air mata dii Stadion Kanjuruhan (pic/twitetr)

Kelpin diundang Mata Najwa ke Jakarta untuk memberikan kesaksian. Tapi naas waktu di stasiun, dia diculik intel dari oknum aparat dan gagal berangkat.

Pernyataan dokter tim Arema terkait penyebab kematian suporter Arema dakam Tragedi Kanjuruhan (pic/twitterr aremania culture)

Kesaksian Dokter Tim Arema FC, dr Nanang di akun @dokternanang tanggal 2 Oktober 2022: Korban dewasa, remaja dan anak-anak. Penyebab kematian: asfiksia. Pemicu: inhalasi gas air mata. Tersangka: penembak gas air mata. Sesederhana itu, tapi di Indonesia diputar-putar untuk dicari pembenaran penembakan ke tribun. Memang janc**
sampeyan pak.

RJP (Resusitasi Jantung Paru) tiada berguna lagi..sudah berpuluh menit mereka tidak bernyawa. Kami hanya bisa membantu menstabilkan yang masih bernafas,
yang sudah berpulang kita tutup wajahnya dan akhirnya  kita antar ke luar menunggu transport..beserta puluhan korban lain..

Baca Juga: MENUNGGU SANKSI FIFA UNTUK PSSI ? - Tragedi Bola Indonesia di New York Times dan Washington Post

Sekitar 30 menit lebih setelah terkurung di ruang ganti, pintu didobrak dari luar karena korban mulai menumpuk di selasar...mereka panik dan bingung harus ke mana. Pemain & official sambil menahan trauma dan tangis membantu sebisanya...beberapa sudah tidak bernafas..

Ini tambahan unggahan dr Nanang di twitternya: Menjelang subuh baru sampai ke rumah...tak terasa air mata keluar saat melihat anak istri tertidur pulas.Pagi ini akan banyak rumah yang berduka karena keluarga mereka menjadi korban tragedi Kanjuruhan

Lantas ditampikan unggahan @footballtrophik: kami kehilangan kontak dengan beberapa teman Kepanjen, tadi pagi tersiar kabar beberapa orang ditangkap secara dadakan.

Baca Juga: Link Livestreaming LIGA CHAMPIONS Bayern Muenchen Vs Viktoria Plzen. Nagelsmann Rombak karena Covid 19

Tentu masukan dari Aremania ini bisa jadi bahan masukan TGIPF Tragedi Kanjuruhan untuk bisa menyingkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kerusuhan yang menewaskan ratusan nyawa Aremania itu.***

 

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini