TITIKTEMU.CO - Sejumlah netizen twitter menelisik penyebab tewasnya begitu banyak suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. Tercatat ada 127 suporter dan polisi yang meninggal dalam tragedi itu.
Menurut akun @agungnurirfan, penyebab begitu banyaknya penonton yang tewas, diantaranya karena supporter yang anarkis, keamanan barbar dan Panpel yang cuma mikirin duit.
Yang banyak dikecam netizen adalah pemakaian gas air mata oleh polisi dalam pengamanan pertandingan derby tim Jatim yang banyak disaksikan penonton itu.
Baca Juga: Ini yang Terjadi Bila Terpapar Gas Air Mata, Cek Juga Cara Meredakan Eefeknya!
Dalam video yang tersebar luas di twitter, banyak suporter yang memaki-maki dengan kata-kata kasar, dengan bahasa khas Jawa Timuran, ketika gas air mata itu disemprotkan petugas ke arah tribun penonton.
Akun @Jaga Omongan menulis: Ratusan Suporter Arema Di Kanjuruhan Malang Meregang Nyawa Ini Tidak Logis, Sebab Bonek Tidak Ada, Kalau Baku Hantam Kok Ratusan, Banyak Spekulasi Akibat Gas Air Mata Dari Polisi, Apabila Benar!! Ini Fatal, Polisi Wajib Tanggung Jawab Bisa Jadi Ini Pelanggaran HAM.
Baca Juga: Kerusuhan Kanjuruhan: Banyak supporter yang lemas bergelimpangan, teriakan dan tangisan wanita...
Akun itu juga menayangkan video korban-korban dari kerusuhan tersebut. Nampak masih ada suporter yang selamat di video tersebut.
Sedang @ Bagus Putra Pamungkas menulis: bu paro baya itu berlari. Berteriak. "Ya Allah, anakku gak onok (tidak ada)," begitu teriaknya sambil bercucuran air mata. Anaknya maish balita. Dan, banyak korban lainnya di laga derbi Jatim. Gas air mata diletupkan tepat ke arah tribun. Pak Polisi, kenapa begitu? Kenapa seperti itu?
Akun Bima Andika menulis: Video dari adik saya yg nonton di tribun 12 kanjuruhan. Mereka ga rusuh di tribun. Mereka ga anarkis di tribun. Tapi kenapa ditembak bangsa*.
Baca Juga: 4 Makanan Khas Betawi yang Gurih Lengkap dengan Bumbu
Sedang akun Nga menulis: Sumpah ngirup gas air mata dlm kondisi gak berdesakan aja udh sesek bnget ini ga tau lgi rasanya lg di tribun desek desekan ditambah ngirup ginian
Dan aturan FIFA @fifaworldcup yang tercantum dalam `FIFA Stadium Safety and Security Regulations’ pada pasal 19, poin b) tertulis, 'No firearms or “crowd control gas” shall be carried or used' atau bisa diartikan 'senjata api atau gas pengendali massa dilarang untuk digunakan'.