Sebut saja motif batik Parang menampakkan gambar ombak berbentuk seperti huruf ‘S’ sebagai lambang semangat yang tak pernah padam.
Ada juga motif batik Kawung dengan bentuk seperti kelopak bunga teratai yang melambangkan kesucian dan umur panjang.
4. Batik Kediri
ciri khas batik kediri adalah motif batik gumul,yaitu motif batik yang meniru monumen Simpang Lima Gumul,ikon baru Kabupaten Kediri yang menyerupai Monumen L'Arch D'triomph di Perancis.
Motif batik ini sangat jarang ditemui, bahkan bisa dikatakan tidak ada di mana pun kecuali di Kediri.
5. Batik Dayak
Batik Dayak pun menjadi salah satu budaya yang melekat di masyarakat lokal, khususnya suku Dayak.
Teknik membatiknya pun menggunakan metode cap, celup, atau tulis.
Warna yang dipilih juga terkenal tegas, kuat, dan mencolok, sehingga lebih menarik serta cantik saat dipandang.
6. Batik Bali
Diyakini batik Bali merupakan hasil penyebaran batik dari Pulau Jawa. Bali mempunyai potensi yang besar sebagai tempat bertumbuh dan berkembangnya batik, karena masyarakat Bali diketahui secara luas mempunyai kepandaian yang tinggi dalam olah seni.
Batik di Bali dibuat untuk berbagai keperluan sandang termasuk dalam upacara adat ritual keagamaan, maupun untuk kehidupan umum sehari-hari, serta juga memenuhi kebutuhan wisatawan sebagai cinderamata.
7. Batik Papua
Ciri khas batik Papua adalah motifnya yang mayoritas berupa visualisasi situasi alam di wilayah Indonesia paling timur itu. Misalnya flora dan fauna yang terdapat di Papua, seperti burung Cendrawasih, cicak, buaya, dan lain sebagainya.