Seusai menunggu operasi istrinya, Kopda Muslimin lantas menelepon eksekutor untuk menyampaikan transaksi biaya penembakan itu. Menurut pengakuan pelaku, mereka diberi imbalan uang Rp 120 juta oleh Kopda Muslimin untuk melakukan misi pembunuhan kepada istrinya korban
Menurutnya, pihak kepolisian kini juga sudah mengamankan senjata api yang dipakai menembak. Senjata itu dibeli dari Dwi Sulistyo seharga Rp 3 juta.
Baca Juga: 1.200 Personel Kepolisian akan Diterjunkan, Amankan Autopsi Jenazah Brigadir J
Setelah penembakan itu, Kopda Muslimin sempat mengajak selingkuhannya yang berinisial W untuk melarikan diri, namun, ajakan itu ditolak. Menurut Ahmad Luthfie, kini sudah ada 8 saksi yang diamankan, salah satunya W.***