TITIKTEMU.CO Jakarta - Terjawab sudah teka - teki dan rasa penasaran umat Buddha ihwal perayaan hari raya Trisuci Waisak Nasional 2566 B.E. Tahun 2022.
Hari raya Trisuci Waisak yang memperingati tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha serta Buddha Gautama parinibbana (wafat), rencananya akan dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Adapun tema Waisak Nasional pada tahun ini, adalah “Jalan Kebijaksanaan Menuju Kebahagiaan Sejati,” dengan sub tema “Marilah Kita Mengaktualisasikan Ajaran Luhur sang Buddha Dalam Kehidupan Sehari - hari, Menuju Pencerahan Sempurna Tiada Batasnya.”
Baca Juga: Ujian Masuk PTKIN Sudah Dibuka. Lulusan SMA dan Sederajat, Silakan Daftar!
Menurut Ketua Umum DPP Walubi, S. Hartati Murdaya, tema dan sub tema perayaan hari raya Trisuci Waisak Nasional untuk tahun 2022 kali ini bermaksud untuk mengajak umat Budha saling bersatu melakukan perbuatan penuh amal dan kebajikan.
“Selain itu, tujuannya juga untuk mamajukan keluhuran diri masing - masing bahagia dengan buah karma baik dan keberuntungan baik sepanjang masa serta tercipta pula moderasi beragama di masa sekarang,” tutur S. Hartati Murdaya.
Sementara itu, Nyoman Suriadarma selaku pelaksana tugas (Plt.) Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI mengatakan, pihaknya mengapresiasi perayaan Trisuci Waisak Nasional 2022 yang dipusatkan di Candi Borobudur. Nyoman berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyapa umat Buddha di Indonesia.
Baca Juga: Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid untuk Ditempatkan di Uni Emirat Arab. Ini Syarat dan Ketentuannya
“Melalui perayaan Waisak, sekaligus menggaungkan Candi Borobudur sebagai tempat ibadah agama Buddha Indonesia dan dunia pasca ditandatanganinya nota kesepakatan antara empat menteri dan dua gubernur pada 11 Februari 2022 lalu,” ungkap Nyoman Suriadarma.
Koordinator Humas Waisak Nasional 2566 B.E. Tahun 2022 Eric Fernando memaparkan, untuk rangkaian acara Perayaan Waisak Nasional 2022 tersebut akan berlangsung mulai tanggal 14 Mei, hingga puncaknya tanggal 16 Mei.
“Rangkaian acara dimulai pada tanggal 14 Mei, yaitu pembagian sembako dan pengambilan api alam dari Mrapen, Kabupaten Grobogan. Tanggal 15 Mei pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, dan tanggal 16 Mei melakukan prosesi ritual detik – detik Waisakl pada pukul 11:13:46 WIB. Setelah itu malamnya ditutup dengan Dharmasanti Waisak. Selain itu ada juga pelepasan lampion yang ramah lingkungan,” urai Erick Fernando dalam press releasenya.
Erick menambahkan, kegiatan ritual detik-detik Waisak dan Dharma Waisak dasanti Waisak di Candi Borobudur akan dilaksanakan secara hybrid (offline dan online), dimana panitia juga akan menyiapkan multimedia agar dapat disaksikan di seluruh dunia secara online.
“Untuk informasi lebih lanjut terkait media dapat menghubungi Eric Fernardo (0812-8999-0096) selaku Koordinator Humas Waisak Nasional 2566 B.E. Tahun 2022,”pintanya.