Liga Champions: Sejarah Berpihak kepada Klub Inggris Dibanding Tim Spanyol. Peran Pelatih akan Mendominasi

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Selasa, 26 April 2022 | 05:57 WIB
Pep Guardiola berambisi menyingkirkan Real Madrid  di Liga Champions seperti yang dilakukan bersama klub lain (Livescore)
Pep Guardiola berambisi menyingkirkan Real Madrid di Liga Champions seperti yang dilakukan bersama klub lain (Livescore)

TITIKTEMU.CO - Manchester City dan Liverpool mengalihkan konsentrasi perburuan gelar Liga Premier mereka ke babak semifinal Liga Champions.

City berharap bisa lebih baik dari tahun lalu, setelah kalah di final dari Chelsea. Penghalang mereka di babak empat besar adalah Real Madrid, yang menyingkirkan juara bertahan Chelsea di perempat final, dan mengandalkan striker Karim Benzema yang mencetak 12 gol dalam sembilan penampilan Liga Champions musim ini.

Sementara lawan dari Laliga juga yang harus dihadapi Liverpool, meskipun Villarreal bukanlah menjadi tim yang mereka harapkan untuk bertemu pada tahap kompetisi ini.

Baca Juga: Prediksi Manchester City Vs Real Madrid: Bek City Diskors, Aksi Karim Benzema Harus Lebih Diwaspadai

Dipimpin oleh spesialis sepak bola sistem gugur Unai Emery, Villarreal tidak bisa dianggap enteng oleh The Reds.

Menjelang leg pertama, ini adalah prediksi dan analisa kekuatan dua pertandingan semifinal Liga Champions, yang melibatkan dua negara sepakbola Inggris dan Spanyol.

Manchester City v Real Madrid

Madrid mungkin baru mulai merasakan ini adalah tahun terberat mereka untuk lolos dari babak knockout yang luar biasa melawan Paris Saint-Germain dan Chelsea.

Baca Juga: Hattrick Striker Real Madrid Karim Benzema Kalahkan Chelsea di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions

Melawan Manchester City, tampaknya akan lebih berat lagi. Catatan statistik mereka menghadapi City ternyata tak berpihak pada pasukan Carlo Ancelotti.

Los Blancos belum pernah menang dalam tiga lawatan mereka sebelumnya untuk menghadapi Manchester City di kompetisi Eropa (dua kali seri, satu kali kalah), dengan dua yang terakhir terjadi di babak sistem gugur Liga Champions – hasil imbang 0-0 di babak 16 besar. Leg pertama semifinal 2015-16 dan kalah 2-1 di leg kedua babak 16 besar 2019-20.

Pep Guardiola tidak akan membutuhkan motivasi tambahan karena ia tampaknya akan mengakhiri penantiannya untuk meraih kemenangan Liga Champions bersama City, dan legenda Barcelona dapat menyelesaikan hat-trick bersejarah dengan mengalahkan Madrid.

Baca Juga: Carlos Tevez: Real Madrid Harus Waspada dan Khawatir dengan Penampilan Manchester City di Liga Champions

Memang, Guardiola telah menyingkirkan Madrid dari babak sistem gugur Liga Champions pada dua kesempatan sebelumnya, mengalahkan mereka secara agregat 3-1 di semifinal 2010-11 dan agregat 4-2 di babak 16 besar 2019-20.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Livescore.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X