nasional

HAJI 2022 : Arab Saudi Keukeuh Tetapkan Batasan Usia Haji 65 Tahun, Dirjen Kemenag: “Kita Harus Ikuti”

Senin, 18 April 2022 | 10:25 WIB
Jemaah haji maksimal usia 65 tahun pada tahun 1443H ini, sesuai persyaratan pemerintah Arab Saudi (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan bahwa penyelenggaraan haji 1443 H atau 2022 Masehi akan diikuti 1 juta jemaah dari berbagai Negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.

Meski demikian, karena masih dalam masa pandemic Covid-19, Arab Saudi juga menetapkan beberapa syarat bagi calon jemaah yang akan berangkat haji.

Syarat pertama, ibadah haji tahun ini, terbuka bagi mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19, yang disetujui Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Baca Juga: Nuzulul Quran, Sejarah Turunnya Wahyu Pertama yang Diterima Nabi Muhammad SAW

Kedua, jemaah yang berasal dari luar Arab Saudi wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19, yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

“Keputusan pemerintah Arab Saudi ini, tentunya harus diikuti. Namun, penyampaian yang efektif kepada masyarakat, juga perlu dilakukan,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief pada Rapat Koordinasi dan Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Asrama Haji transit Yogyakarta, Minggu (17/4).

Karena itu, Hilman mengimbau Kanwil Kemenag Provinsi untuk mensosialisasikan kebijakan Arab Saudi ini secara efektif, agar bisa dipahami oleh calon jemaah haji.

Baca Juga: HAJI 2022: Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat. Salah Satu Syaratnya di Bawah Usia 65 Tahun

"Jogja ini memang istimewa, terkenal dengan tingkat harapan hidup yang tinggi, sehingga jumlah lansia juga tertinggi. Dengan adanya batasan usia lansia, mohon ini bisa dijadikan langkah-langkah yang baik, agar dapat meyakinkan masyarakat," pesan Hilman.

Sehubungan dengan kebijakan pembatasan lansia bagi jemaah haji tahun ini, Hilman berharap dukungan Komisi VIII DPR RI agar pada pelaksanaan haji 2023, keberangkatan jemaah lansia dapat diprioritaskan.

Meski sudah diumumkan ada 1 juta jemaah haji yang berasal dari berbagai negara, Hilman masih menunggu kebijakan Saudi terkait kuota jemaah haji Indonesia.

Baca Juga: Kemlu RI Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Begini Syaratnya

Menurut Hilman, Kemenag terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi untuk bisa segera mendapat kepastian kuota haji Indonesia.

"Informasi terkait perolehan kuota masih menunggu informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi. Hal ini pun sama, terjadi dengan negara-negara pengirim haji lainnya, tidak hanya di Indonesia saja. Kemenag terus melakukan persiapan pelaksanaan haji dalam negeri. Saat ini, sudah dalam proses input paspor untuk e-Hajj," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini