TITIKTEMU.CO - Gusti Pangeran Hario (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo resmi naik takhta menjadi KGPAA Mangkugara X, Sabtu (12/3/2022). Prosesi penobatan berlangsung pendapa Pura Mangkunegaran.
GPH Bhre Cakrahutama menggantikan kepemimpinan ayahnya, KGPAA Mangkunegara IX yang wafat di Jakarta pada Agustus 2021.
Prosesi naik takhta GPH Bhre Cakrahutomo menjadi Mangkunegara X dilakukan di Solo, pekan ini, dan disiarkan langsung lewat akun Instagram Puro Mangkunegara.
Baca Juga: GPH Bhre Cakrahutomo Penerus Tahta Mangkunegaran, Bergelar KGPAA Mangkunegara X
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri prosesi penobatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu. Hadir juga sebagai tamu khusus yaitu Raja Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono (HB) X.
Kemudian Wakil Gubernur DIY yang juga Adipati Pura Pakualaman KGPAA Paku Alaman X, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono XIII, dan Putra Mahkota Keraton Kasunanan Surakarta KGPH Purbaya.
GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo atau Gusti Bhre mengenakan pakaian kebesaran beskap Langenharjan dengan bawahan batik motif parang.
Baca Juga: Calon Adipati Mangkunegara X, Tidak Harus Keturunan Raja Secara Langsung
Pengukuhan Gusti Bhre dilakukan ibundanya Prameswari Dalem GKP Mangkunegara IX ditandai dengan pembacaan piagam pengukuhan KGPAA Mangkunegara X.
Setelah prosesi, abdi dalem melepas keris yang dipakai Gusti Bhre dan menggantinya dengan keris pusaka Kanjeng Kiai Wangkingan. Bersamaan itu terdengar gamelan Kiai Kanyut Mesem.
Selanjutnya, sebagai KGPAA Mangkunegara X Bhre membacakan janji setia sebagai Adipati Pura Mangkunegaran, dan melestarikan budaya di Pura Mangkunegaran.
Selain itu, sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), KGPAA Mangkunegara X mengucapkan janji setia untuk selalu menjunjung Pancasila dan UUD 1945. Usai mengucap janji setia dilanjutkan dengan sabda dalem KGPAA Mangkunegara X.
Prosesi itu kemudian menampilkan pentas tari sakral Bedaya Anglir Mendung. Tari sepanjang 45 menit itu ditarikan tujuh penari perempuan yang masih perawan.