TITKTEMU.CO – Nama Flurona mendadak menjadi perhatian. Penyakit ini pertama kali terdeteksi di Israel.
Banyak yang khawatir flurona merupakan varian baru dari Covid-19, di tengah makin meluasnya persebaran varian Omicron.
Flurona ditemukan pada seorang wanita hamil yang belum divaksin Covid-19 di Rumah Sakit Beilinson di Petah Tikva, Israel.
Baca Juga: SE Terbaru Menkes: Setiap Kontak Erat Kasus Covid 19 Varian Omicron Wajib Karantina 10 Hari
Dikutip dari Antara, flurona bukan merupakan varian baru Covid-19, tapi merupakan infeksi flu dan Covid-19 secara bersamaan.
“Penyakit ini bukan varian baru Covid-19, tapi multiple infection. Jadi ada dua jenis virus yang menginfeksi seseorang secara bersamaan,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, Senin (3/1/2022).
Dengan kata lain, jelas Djoerban, flurona merupakan gabungan antara influenza atau flu dan virus Covid-19 yang menyerang tubuh secara bersamaan.
Baca Juga: Antisipasi Omicron, Pemerintah Siapkan 120 Ribu Tempat Tidur Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
“Tidak perlu khawatir karena influenza sangat jarang ditemukan di Indonesia, apalagi yang menyebabkan kematian. Influenza ini berbeda dengan flu yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Djoerban, flu yang biasa menyerang masyarakat Indonesia merupakan jenis flu biasa dengan efek batuk, bersin, dan pilek.
Sementara influenza di negara-negara dengan musim dingin bisa mengakibatkan pneumonia, dan bahkan kematian.
Baca Juga: Please, Jangan ke Luar Negeri Dulu! Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Lagi, Jadi 136 Orang
Lebih lanjut, Djorban melaui unggahan di akun Twitternya @Zubairi Djoerban menyampaikan beberpa hal yang perlu diketahui terkait flurona, yaitu:
-Flurona bukan varian baru