nasional

Wali Kota Bandung Oded M Danial Meninggal, Dikenang Koleganya Sebagai Pribadi Terbuka & Suka Dikritik

Sabtu, 11 Desember 2021 | 08:07 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial, saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, 26 November 2021 lalu. (pic. humas dprd kota bandung)

“Kedekatan pertemanan dengan saya pribadi dengan Mang Oded, ada kedalaman. Dia orang yang baik, tak sungkan mengalah. Dulu selagi di dewan, kita tidak berjarak. Kalau dalam rapat-rapat dia orang moderat. Dari sisi kinerja, siapapun di masa pandemi ini pasti sulit maksimal, apalagi baru naik kepemimpinan lalu disusul kondisi darurat pandemi, semua memaklumi,” tuturnya.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Meninggal, Ridwan Kamil: Saya Bersaksi Mang Oded Orang Baik

Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi mengakui bahwa Oded bukanlah pemimpin yang tergolong populer dan sering muncul di media. Namun, kinerjanya tetap berjalan baik.

“Semenjak beliau dilantik menjadi wali Kota Bandung pada 2018, yang barangkali secara ingar bingar media tidak terlalu muncul. Tetapi secara kinerja kita bisa lihat, secara prestasi di tingkat nasional bahkan internasional merupakan fakta kinerja beliau selama menjabat wali kota,” ujarnya.

Sesama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bagi Yudi mendiang Oded adalah guru bagi semua, apalagi tingkatan Mang Oded di PKS cukup senior. Terutama di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung.

Baca Juga: Begini Poin-poin Aturan Terbaru Selama Libur Natal dan Tahun Baru

“Jadi betul-betul kami sangat kehilangan sosok guru kami, orang tua kami, yang selalu memberikan nasihat. Mudah-mudahan apa yang telah beliau berikan kepada kami ilmu-ilmunya bisa kami teladani dan kami teruskan perjuangannya,” ucapnya.

Jika dilihat dari pembangunan kota di sisi infrastruktur, Yudi menakar Bandung di bawah kepemimpinan Oded terhambat oleh situasi pandemi Covid-19. Meski begitu, Mang Oded ia nilai memiliki kepiawaian untuk membuka ruang kolaborasi demi menyiasati keterbatasan anggaran infrastruktur.

“Dari sisi infrastruktur mungkin belum maksimal karena dihadapkan pada situasi darurat Covid-19, sehingga belum banyak yang bisa dilakukan. Tetapi dengan konsep yang beliau usung, terkait kolaborasi bisa kita lihat pembangunan infrastruktur dengan kolaborasi pemerintah provinsi dan pusat kita bisa melihat jalan layang, revitalisasi ruang publik, taman dibenahi membuktikan beliau memerhatikan pembangunan infrastruktur,” ujar Yudi. ***

Halaman:

Tags

Terkini