nasional

44 Orang Eks KPK Termasuk Novel Baswedan Dilantik Kapolri Jadi ASN Polri di Hari Anti Korupsi Sedunia

Jumat, 10 Desember 2021 | 11:36 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik 44 eks KPK menjadi ASN Polri (Divhumas Polri)

Karenanya, Sigit menyampaikan dibutuhkan peran dari 44 orang tersebut untuk melakukan perubahan mindset, memberikan pendampingan, melakukan upaya pencegahan, penangkalan dan bila diperlukan ikut membantu melakukan kerjasama hubungan internasional dalam rangka melaksanakan tracing recovery asset.

"Saat ini kita sedang lakukan perubahan terhadap Dittipidkor Bareskrim Polri yang akan kita jadikan Kortas (Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi). Sehingga didalamnya berdiri divisi-divisi lengkap mulai dari pencegahan, kerjasama sampai dengan penindakan," ujar Sigit.

Baca Juga: Kumpulan Doa Singkat agar Dijauhkan dari Musibah dan Bencana, Salah Satunya Surat Al-Ikhlas dan Mu’awwidzatain

Disisi lain, Sigit memaparkan bahwa, perekrutan 44 eks pegawai KPK ini telah dilakukan secara cermat dan berhati-hati dengan memerhatikan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang ada. Sehingga ke depan, tidak akan menimbulkan permasalahan hukum.

Polri, dipastikan Sigit, telah menyelesaikan proses pengangkatan khusus menjadi pegawai ASN di lingkungan Polri sesuai dengan prosedur dan asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan.

Bahkan terkait perekrutan ini, Sigit memastikan, Polri telah melakukan koordinasi, sinergi dan harmonisasi dengan berbagai instansi terkait yaitu Kemensetneg RI, Kemenpan-RB RI, Kemenkum HAM RI, MK, MA, BKN, dan para ahli di bidang administrasi dan tata negara.

Baca Juga: Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru 43 Orang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

"Untuk itu, dalam kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan yang luar biasa dalam proses pengangkatan ini sebagai wujud semangat antikorupsi," tutup Sigit.

ke-44 ASN Polri mantan KPK, termasuk Novel Baswedan,  itu selanjutnya akan menjalani pendidikan dua minggu, sebelum aktif bekerja mulai 1 Januari 2022.

Mereka adalah bagian dari 57 anggota KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan. 44 orang setuju bergabung menjadi ASN Polri, sementara sisanya tidak bersedia dengan berbagai alasan.***

Halaman:

Tags

Terkini