nasional

Jembatan Gladak Perak Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Lumajang-Malang Terputus

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:00 WIB
Jembatan Gladag Perak di Kabupaten Lumajang putus akibat diterjang lahar dingin GHunung Semeru. (Twitter @bnpb)

TITIKTEMU.CO, LUMAJANG - Jembatan Gladak Perak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, putus diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru, dabtu (4/12/2021).

Jembatan tersebut merupakan penghubung jalan nasional antara Kabupaten Malang-Lumajang. Panjang jembatan mencapai sekitar 100meter.

Dalam konferensi pers sebelum bertolak ke Lumajang, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan arus lalu lintas Lumajang-Malang dialihkan ke Probolinggo.

Baca Juga: 10 Warga Terjebak Erupsi, Evakuasi Menunggu Helikopter BNPB

Dia menambahkan proses evakuasi terhadap para penambang yang terjebak erupsi di wilayah Pronojiwo, Kabupaten Lumajang,  agak terhambat akibat putusnya jembatan.

“Evakuasi akhirnya dilakukan dari arah Kabupaten Malang. Jadi, tidak ke arah Kabupaten Lumajang,” ungkap dia

Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, merupakan wilayah paling luar yang berbatasan dengan Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Puluhan Orang Alami Luka Bakar Akibat Guguran Awan Panas

Jarak Kecamatan Ampelgading menuju Jembatan Gladak Perak kurang lebih 40 kilometer.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Nugraha Yudha M tidak ada jalur terdekat lain yang mengubungkan Lumajan dengan Kabupaten Malang.

Yudha menungkapkan pihaknya menyiagakan sejumlah personil untuk mengarahkan kendaraan yang melintas agar putar balik, tidak mencari jalur lain.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Sementara Tercatat Menelan Satu Orang Korban Jiwa

“Tidak ada jalur lagi, jadi  warga kami arahkan putar balik. Kami minta warga tidak tidak mengambil jalur yang tidak kami rekomendasikan,” ujar dia.

Sementara itu, erupsi Gunung Semeru juga mengakibatkan puluhan warga di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, mengungsi.

Halaman:

Tags

Terkini