12. Selamat Hari Ayah. Seorang ayah adalah sahabat. Seorang pengarah dan pembimbing. Seorang guru dan pahlawan. Sumber motivasi dan teladan yang aku banggakan.
13. Setiap kali aku gagal, engkau berada di sana untuk menjemputku dan menempatkan kembali di jalan yang benar. Tanpamu, aku tidak akan berada di tempatku hari ini. Selamat Hari Ayah, terima kasih atas segalanya.
Baca Juga: 7 Pahlawan Perempuan Sebelum Kemerdekaan, dari Laksamana Malahayati Sampai Rasuna Said
14. Ayah, kau bagaikan lilin dalam gelap yang selalu menemaniku agar aku tak sendirian dalam kesunyian.
15. Untuk ayah tersayang engkaulah pembimbingku. Terima kasih karena selalu menunjukkan aku jalan yang benar, dan memanduku menuju arah yang tepat. Selamat Hari Ayah!
16. Ayah adalah ia yang memelukku saat aku menangis, mengingatkanku saat aku salah, bersinar bangga ketika aku sukses dan tetap memiliki keyakinan kepadaku ketika aku gagal. Terima kasih ayah. Selamat Hari Ayah.
Baca Juga: Proses Panjang untuk Mendapat Gelar Pahlawan Nasional, Ini Syaratnya
17. Kau tak banyak menunjukkan ekspresi dengan ucapan, tapi tepukan ringan di pundakku atau jabatan erat dan kokoh sudah cukup memberitahu, kau sangat bangga kepadaku Ayah.
18. Aku belajar sungguh-sungguh selain untuk masa depanku nanti, juga ingin melihat gurat kebanggaan di wajahmu itu ayah.”
19. Ayah, caramu bersikap terhadapku, tidak sama dengan ibu. Tapi justru itu yang membuat kami tumbuh utuh sebagai pribadi.
20. Walau kau jarang mengecek langsung keberadaanku, tapi aku tahu kaulah yang selalu mengingatkan ibu untuk meneleponku.
21. Bagi dunia, kau mungkin hanya seseorang, namun bagiku kau adalah dunia itu, ayah, aku menyayangimu.
22. Cinta ayah itu terkadang tak akan terlihat, karena memang ia tak pandai untuk menunjukkannya.
23. Ayah selalu punya 1000 cara dan alasan untuk tetap berjuang dan menepis kesedihannya. Selamat Hari Ayah.
24. Ayah yang tak banyak bicara terkesan tidak peduli, tetapi sesungguhnya yang ada dalam hatinya hanyalah kita.