nasional

Mesranya Kebersamaan Jokowi dan Iriana Saat Berjalan Menyusuri Hutan Mangrove di Bali.

Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:41 WIB
Jokowi dan Iriana berdua di jembatan Hutan Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
TITIKTEMU.CO, BALI - Momen kebersamaan lekat pada Presiden Joko Widodo bersama sang Istri Iriana Joko Widodo di sela sela kunjungan kerjanya meninjau Hutan Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Jumat, (8/10).
 
Di sela sela Kunjungan kerja (Kunker) nampak dalam foto itu, Presiden Joko Widodo, berjalan bersama menyusuri sebuah jembatan kayu yang membelah Taman Hutan Mangrove.
 
Sambil bercengkrama, terlihat kedua tangan  Jokowi sedang memberikan keterangan seputar kawasan tersebut kepada sang istri Iriana.
 
Baca Juga: Resmi! Sirkuit Internasional Mandalika Masuk Kalender Tuan Rumah MotoGP Musim 2022
 
Presiden Jokowi menjelaskan sesuatu kepada ibu Iriana saat menyusuri Taman Hutan Bakau di Bali (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Nampak kompak juga, Jokowi dan Iriana memakai baju putih, sementara iriana menggunakan kerudung warna merah muda bermotif.
 
Tentunya momen ini menambah kesan syahdu dan mesranya, Presiden bersama sang istri, saat berjalan berdua menyusuri Taman Hutan Mangrove yang sejuk dan rimbun sejauh 500 meter.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN, Perum Jasa Tirta I Posisi Tenaga Ahli di Bidang Hukum, Dibuka hingga 13 Oktober 2021
Jokowi berdua Iriana di Hutan Mangrove Bali (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
 
Dalam peninjauan Taman Hutan Raya tersebut, Presiden dan Ibu Iriana didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmaja, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, berjalan kaki di atas jembatan kayu menelusuri kawasan hutan mangrove sejauh 500 meter hingga menara pandang.
 
Ketika berjalan kaki, Presiden dan Ibu Iriana mendapatkan penjelasan dari pengelola Taman Hutan Raya, Komang Tri, tentang kawasan hutan mangrove.
Baca Juga: Isu Rekaman Keterlibatan Kapolri dalam Kasus Djoko Tjandra, IPW: Napoleon Bonaparte Cari Simpati Publik
 
Komang Tri menjelaskan bahwa kawasan hutan mangrove tersebut direhabilitasi sejak tahun 1992. 
 
"Luas kawasan ini sebesar 268 hektare. Sebelumnya merupakan lahan eks tambak ikan dan udang yang terbengkalai. Sejak 1992 direhabilitasi dan berhasil dengan baik. Saat ini terdapat 92 jenis burung dan 33 jenis tanaman mangrove," ucap Komang Tri.
 
Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas lahan mangrove di Provinsi Bali mencapai 2.143,97 hektare. 
Baca Juga: Beranikan Diri Terjun ke Dunia Film, Ini Dia Film Perdana Melanie Subono
 
Dari luas tersebut, 19 hektare di antaranya termasuk kategori kerapatan jarang, serta masih terdapat habitat mangrove yang berpotensi dapat ditanami seluas 263 hektare.
 
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, keberhasilan konservasi hutan mangrove di Mangrove Conservation Forest beriringan dengan alih usaha dari budidaya tambak menjadi multi usaha lain berbasis ekosistem mangrove, seperti budidaya ikan tangkap, hasil pengolahan produk mangrove nonkayu, serta pariwisata. 
 
Upaya itu menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem mangrove dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal maupun regional. 
Baca Juga: Desa Wisata Samiran, Menikmati Kopi dan Jadah Bakar di Lereng Merapi-Merbabu
 
Dari kunjungan kerja ini juga diharapkan dapat diperoleh gambaran mengenai prestasi dan komitmen ekonomi hijau Indonesia yang dapat ditunjukkan kepada para anggota delegasi G20 pada KTT G20 tahun 2022 di Bali nanti.*** 
 
 
 
 
 

Tags

Terkini