nasional

Terkait Siswa Naik Kotak Styrofoam Menyeberangi Sungai, Sudah Biasa:"Jangan Dibesar-besarkanlah"

Rabu, 29 September 2021 | 11:08 WIB
Bocah berseragam yang menyeberangi sungai di OKI (pic. tangkapan layar Tiktok)

TITIKTEMU.CO, KAB OKI - Viral Video 3 Bocah SD menyeberang sungai dengan kotak styrofoam, ternyata bukan kali pertama diunggah di media sosial.  Beberapa hari sebelumnya juga telah ada video seorang bocah SD berseragam pramuka mengayuh styrofoam di lokasi yang sama.

Video tersebut telah diklarifikasi pemerintah setempat melalui situs resmi Pemkab Ogan Komering Ilir di kaboki.go.id.  Diketahui, peristiwa (dalam video) itu terjadi di Dusun Buntuan, Desa Kuala Sungai 12 Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Hartoni, Kepala Desa Kuala Sungai Dua Belas mengatakan, terkait aktivitas anak sekolah menyeberang sungai, itu hal biasa di wilayahnya.

“Itu bukan berangkat, tetapi pulang sekolah dari SD Dusun Buntuan,  Kuala Sungai Dua Belas,” katanya melalui Humas Pemkab OKI, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Berikan Perhatian Ekstra Untuk Anak Anda, Karena Usia Remaja Rentan Akan Gangguan Kejiwaan

Di Desa Kuala Sungai Duabelas, terdapat dua Sekolah Dasar (SD), yaitu di Dusun Darat dan Dusun Buntuan. Diakui styrofoam (dalam video) yang dipakai menyebarang anak-anak tersebut umumnya digunakan untuk membawa hasil tangkapan laut yang dibekukan seperti udang maupun ikan.

Anak-anak sendiri memang terbiasa menggunakan Styrofoam untuk bermain-main di Sungai.

"Jadi itu bukan mau berangkat sekolah, tetapi bermain-main sepulang sekolah dan belum berganti baju. Itu biasa bagi anak-anak kami yang tinggal di laut seperti di sini. Kalau sehari-hari mereka diantar orang tuanya menggunakan sampan. Orang tuanya banyak yang mampu, bahkan ada yag punya speedboat" terangnya.

Baca Juga: 30 September 2021 Batas Akhir Kartu Prakerja Gelombang 19. Simak Caranya Agar Insentifmu Tidak Diblokir

Menanggapi video viral tersebut, Kades Hartoni mengatakan jembatan menuju sekolah tidak dijadikan akses utama, mengingat masyarakat di kawasan perairan sudah terbiasa menggunakan tranportasi air karena lebih mudah aksesnya,.

“Jangan dibesar-besarkanlah” terangnya.

Dijelaskan Hartoni, Desa Kuala Sungai Duabelas, terdiri dari beberapa dusun dengan jumlah penduduk mencapai 540 Kepala Keluarga (KK). Sebagian besar warga menetap di daratan sementara sebagian lain menyebar di kuala-kuala atau muara laut Selat Bangka tersebut.

Baca Juga: Beredar Video di YouTube, Komedian Tukul Arwana Meninggal Dunia, Ini Faktanya

Bagi warga yang menetap di kuala, transportasi utama meraka adalah perahu sampan, getek maupun speedboat.

Halaman:

Tags

Terkini