nasional

Bantuan Sarpras Pertanian Rp. 13,16 M untuk Tana Toraja dari Kementan RI

Selasa, 28 September 2021 | 17:17 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (pic. kementan ri)

TITIKTEMU.CO TORAJA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Kabupaten Tana Toraja menjadi gerbang utama pertanian Indonesia.

Tana Toraja, lanjutnya merupakan kabupaten unik yang memiliki kekayaan alam luar biasa.

Apalagi, selama ini Kabupaten Toraja menjadi daya tarik spesial bagi masyarakat dunia yang sengaja berkunjung untuk melihat keindahan, keberagaman dan kesuburan alam.

Baca Juga: Kopi Single Origin, Kopi Blend, Apa Sih Maksudnya?

Baca Juga: Imbas Pandemi, Monyet-monyet di Bali Kelaparan Serbu Pemukiman Warga  

"Karena itu, ada 2 hal yang harus kita jaga bersama di Tanah Toraja. Pertama adalah mempermudah akses para turis lokal maupun internasional dan Kedua adalah menjadikan pertanian sebagai sumber kehidupan. Toraja itu unik, punya kelebihan sendiri dan tidak sama dengan Kabupaten lain di Indonesia, bahkan di dunia," papar Yasin Limpo seperti dilaporkan laman Kementan RI.

Untuk sektor pertanian, masyarakat Toraja harus segera bergerak melakukan olah tanam dan bididaya ternak.

Sebab di Toraja, sektor pertanian adalah ciri sekaligus daya tarik bagi para turis yang ingin melihat kesuburan alamnya.

Baca Juga: Mengapa Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan? Begini Penjelasannya

"Kalau mau memperbaiki Toraja harus dimulai dari sektor pertanian. Disini tanah yang subur. Mataharinya bagus dan airnya melimpah. Karena itu saya berharap kita semua melakukan start dari sekarang," kata politisi Partai Nasdem itu. 

Dirinya berharap, masyarakat Tana Toraja mau menggunakan fasilitas negara melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian.

Program tersebut saat ini sudah banyak diserap, terutama oleh Provinsi Sulawesi Selatan yang menempati posisi ketiga.

Baca Juga: Sports Track Hutan Tinjomoyo, Destinasi Wisata Baru di Semarang

"Kementan masih punya KUR 1 triliun. Silahkan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan pertanian. Dan perlu diketahui, Sulsel adalah Provinsi penyerap ketiga terbesar, yakni 3,7 triliun. Sekali lagi silahkan dimanfaatkan."

Halaman:

Tags

Terkini