TITIKTEMU.CO, SURABAYA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara menggelar pasar murah di Surabaya. Operasi pasar murah BUMN kali ini didukung penuh oleh Pupuk Indonesia dan Pelindo.
Masyarakat berhak menukar kupon seharga Rp40 ribu dengan sembako murah berisi lima kg beras, satu kg gula, dan satu liter minyak goreng yang setara dengan harga sekitar 96 ribu rupiah, sembako sediakan sebanyak 3000 paket.
Baca Juga: Sinopsis Film Standoff, Veteran Perang Melindungi Saksi Pembunuhan
Baca Juga: Sinopsis Film The Perfect Storm, Cerita Kapal Penangkap Ikan Yang Bertahan Di Badai Ganas
Pasar murah BUMN ini sebagai komitmen kehadiran negara untuk menyediakan sembako dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Hal ini sekaligus untuk mewaspadai berkurangnya sentra-sentra produksi terutama pangan, akibat dampak bencana El Nino.
Menteri BUMN, Erick Thohir memantau pelaksanaan pasar murah secara langsung yang digelar di halaman Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu.
"Sesuai dengan Instruksi dari bapak presiden, ini ada El Nino, yang mungkin musim keringnya panjang. Pak Presiden mendorong agar BUMN, pemerintah daerah, para menteri, melakukan pasar murah. Hal ini guna memastikan stok beras tercukupi bagi masyarakat" ungkap Erick.
Erick mengatakan, pihaknya bersama pemerintah akan menjaga kestabilan harga pangan yang saat ini masih belum stabil.
Baca Juga: Menikmati Es Buah Pak Lantip, Yang Legendaris Dan Rasanya Mantap
Baca Juga: Antisipasi El Nino, Presiden Instruksikan Jajaran Gelar Pasar Murah
"Kemarin Bapak Presiden di Sukabumi melihat bawang merah harganya stabil, ayam turun tapi tadi bawang putih naik, di Surabaya cabai juga lagi naik," kata Erick.
Erick berharap, kedepan program Pasar murah dapat berjalan secara berkelanjutan di kota dan kabupaten lainnya di seluruh Indonesia.