Kemudian, lintas selatan melayani rute Kiaracondong-Purwosari melewati Stasiun Kiaracondong, Tasikmalaya, Sidareja, Kroya, Gombong, Kutoarjo, Lempuyangan, dan berakhir di Stasiun Purwosari.
Djarot juga menuturkan bahwa pada program Motis tahun ini, motor dan pemiliknya akan berada dalam satu rangkaian kereta api namun berbeda gerbong.
Baca Juga: 7 Tahapan Unggah Konten Video di YouTube agar Terindeks di Mesin Pencari dan Ditonton Banyak Orang
Baca Juga: Mau Download Lagu dari YouTube Jadi MP3 Tanpa Aplikasi? Bisa! Begini Caranya
"Jadi, motor itu bisa mudik bersama orangnya, motor di gerbong barang kemudian orangnya di gerbong penumpang. Ini yang berbeda dengan tahun-tahun yang lalu, di mana antara angkutan motornya dengan angkutan penumpang itu beda kereta,” jelas Djarot.
Masih menurut Djarot,untuk tahun ini tiket dipatok dengan harga Rp10.000 sampai dengan Rp20.000 untuk setiap pemudik.
"Sebelumnya tarif itu dikenakan sesuai tarif yang dikenakan pada angkutan keretanya. Jadi, kalau waktu itu angkutannya Rp150.000 juga Rp150.000 kalau angkutan itu diberikan Rp200.000 kita harga Rp200.000 ini tidak. Ini untuk jarak tertentu sampai 330 kilometer kita bayar hanya Rp10.000 lebih 330 kilometer kita bayar Rp20.000 ini yang membedakan," lanjut Djarot.
Pendaftaran program Motis menggunakan kereta api (KA) saat mudik dan balik Lebaran Idul Fitri tahun ini dibuka mulai tanggal 1 Maret – 3 Mei 2023.
Sedangkan jadwal penyelenggaraan program Motis 2023 oleh Kemenhub melalui PT KAI ini berlangsung tanggal 11 – 20 April untuk arus mudik, dan 25 April – 4 Mei untuk arus balik Lebaran.***