Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan luka bakar maupun luka terbuka di tubuhnya.
Dokter: Asap Bisa Sebabkan Hipoksia
Dokter hewan YIARI, Komara menjelaskan asap karhutla berbahaya bagi sistem pernapasan orang utan.
"Asap mengandung partikel yang masuk ke saluran napas dan mengganggu paru-paru. Kalau paparannya berat dan berlangsung lama, satwa bisa alami gangguan napas sampai kekurangan oksigen atau hipoksia," ujar Komara.
Peristiwa yang menimpa Sampurna ini jadi pengingat keras di tengah meluasnya karhutla di Kalimantan yang diduga ulah oknum tak bertanggung jawab.***