nasional

Viral Pengendara di Kalsel Saling Bunyikan Klakson saat Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Disebut Tinggal Beberapa Meter

Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:32 WIB
Kondisi Kalimantan Selatan yang dikepung kabut asap tebal imbas karhutla. (TikTok/bloperr0)

Namun, pengunggah video menyebut cara tersebut tidak terlalu membantu karena pekatnya kabut asap.

Salah seorang warganet menyarankan pengendara menyalakan lampu sein agar kendaraan di belakang dapat mengetahui keberadaannya.

Namun, pengunggah menjelaskan bahwa lampu kendaraan sulit terlihat dari jarak jauh.

“Enggak kelihatan kecuali jarak semeter,” jawabnya.

Kondisi tersebut membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan ketika melewati ruas jalan yang diselimuti asap.

Baca Juga: Perekam Video Ungkap Alasan Warga Tak Langsung Hentikan Pria Bugil di Lenteng Agung: Sempat Ancam Bunuh Bawa Senjata

BNPB Deteksi 1.487 Titik Panas di Kalimantan

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan titik panas terdeteksi di berbagai wilayah Kalimantan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, berdasarkan pemantauan Satelit NOAA-20 hingga Kamis, 20 Agustus 2026, terdapat 1.487 hotspot yang tersebar di Pulau Kalimantan.

“Berdasarkan data pemantauan terbaru dari Satelit NOAA-20 hingga Kamis, 20 Agustus 2026, sebaran hotspot atau titik panas di wilayah Kalimantan sebanyak 1.487 hotspot,” ujar Berton.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 767 titik. Selanjutnya Kalimantan Barat tercatat memiliki 560 titik, sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing terdapat 74 titik. Sementara itu, tiga titik panas lainnya terdeteksi di Kalimantan Utara.

Baca Juga: KRL Bogor dan Tangerang Alami Gangguan, 18 Perjalanan Terlambat hingga 1 Jam Lebih, TransJakarta Tambah Armada

BNPB menyatakan pemantauan dan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami karhutla terus dilakukan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran agar petugas terkait dapat melakukan penanganan secepat mungkin.

“Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera lapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” kata Berton.***

Halaman:

Tags

Terkini