Fauzi menjelaskan, rendang dinilai cocok untuk dikirim ke wilayah bencana karena merupakan makanan siap santap yang relatif tahan lama dan mudah dikonsumsi.
"Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana," jelasnya.
Bantuan tersebut diharapkan bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan para penyintas, tetapi juga menjadi simbol solidaritas masyarakat Minangkabau terhadap saudara-saudara mereka di NTT.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," pungkas Fauzi.***