Jurusan ini cocok bagi calon mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi sekaligus kemampuan berpikir logis.
Baca Juga: Kasus Syekh Ahmad Al Misry, Bareskrim Ungkap Kendala Pulangkan Tersangka dari Mesir
6. Bisnis Digital
Perubahan pola bisnis akibat perkembangan teknologi membuat kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang bisnis digital semakin meningkat.
Jurusan ini menggabungkan konsep bisnis dengan teknologi digital. Mahasiswa dapat mempelajari pemasaran digital, e-commerce, strategi bisnis hingga pengembangan produk berbasis teknologi.
Lulusannya dapat bekerja sebagai Digital Business Analyst, Digital Marketing Specialist, E-Commerce Specialist, Product Specialist hingga Business Development.
7. Teknik Industri
Teknik Industri tidak hanya berkaitan dengan dunia manufaktur. Jurusan ini juga mempelajari bagaimana meningkatkan efisiensi proses produksi, pengelolaan sumber daya hingga sistem kerja dalam perusahaan.
Lulusan Teknik Industri dapat bekerja sebagai Industrial Engineer, Quality Control, Supply Chain Specialist, Production Planner, Project Manager hingga Business Analyst.
Baca Juga: Gempa NTT M7,7, Kemenkes Bangun RS Lapangan dengan Ruang Operasi dan 100 Tempat Tidur
Karena hampir setiap industri membutuhkan efisiensi proses, peluang kerja jurusan ini cukup beragam.
8. Teknik Sipil
Pembangunan infrastruktur membuat kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang konstruksi tetap diperlukan.
Mahasiswa Teknik Sipil mempelajari perencanaan, pembangunan dan pemeliharaan berbagai infrastruktur seperti gedung, jalan, jembatan hingga konstruksi lainnya.
Pilihan kariernya antara lain Civil Engineer, Site Engineer, Structural Engineer, Project Engineer, konsultan konstruksi hingga manajemen proyek.