Pekerja Siap Tingkatkan Kinerja Perusahaan
Setelah tercapainya kesepakatan, SPBUN-SGN menyatakan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus mendukung program swasembada gula dan ketahanan energi nasional.
Rofi menjelaskan bahwa penurunan kinerja perusahaan sebelumnya lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, seperti rembesan gula rafinasi, lemahnya penjualan tetes akibat impor bioetanol, hingga kondisi cuaca sepanjang 2025.
Karena itu, pihaknya berharap holding perkebunan dapat memberikan apresiasi terhadap kinerja karyawan yang terdampak kondisi di luar kendali perusahaan.
Ia juga mengungkapkan sekitar 23 ribu pekerja PT SGN belum menerima bonus perusahaan akibat berbagai faktor tersebut.
Rencana Aksi Demonstrasi Dibatalkan
Seiring tercapainya titik temu antara pekerja dan manajemen, SPBUN-SGN memastikan rencana aksi unjuk rasa yang semula dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026 di Jakarta resmi dibatalkan.
DPR RI pun menegaskan akan terus membuka ruang dialog bagi masyarakat dan berbagai elemen pekerja agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan menghasilkan solusi yang saling menguntungkan.***