Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau death on arrival (DOA).
Polisi menyatakan hingga kini penyebab pasti kematian Sutrimo masih belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemeriksaan lanjutan yang dapat mengungkap penyebab kematiannya secara definitif.
Jenazah Sutrimo sendiri telah dimakamkan oleh pihak keluarga di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Sementara itu, kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan terkait kematian Sutrimo masih berjalan dan mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari proses penyidikan, serta tidak mengaitkannya dengan informasi yang belum terbukti kebenarannya.***