TITIKTEMU.CO – Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang disebut tewas akibat ditembak oleh orang tak dikenal di wilayah Jakarta Selatan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.
Polisi Pastikan Informasi Tersebut Hoaks
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dan pengecekan bersama jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.
Dari hasil konfirmasi tersebut, polisi memastikan bahwa kabar mengenai ajudan Febrie Adriansyah yang disebut meninggal karena ditembak merupakan informasi palsu.
Budi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial dan tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Bermula dari Unggahan Viral di Media Sosial
Isu tersebut mencuat setelah sejumlah akun media sosial mengunggah narasi yang menyebut ajudan Febrie Adriansyah hilang dan diduga menjadi korban penembakan oleh orang misterius.
Beberapa unggahan bahkan mengaitkan kabar tersebut dengan meninggalnya Sutrimo, pria yang disebut sebagai kepala rumah tangga (karumga) milik Febrie Adriansyah.
Narasi tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet sebelum akhirnya dibantah oleh pihak kepolisian.
Kasus Kematian Sutrimo Masih Diselidiki
Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).