Bagi orang awam, istilah Type Rating mungkin terdengar seperti sekadar sertifikat tambahan. Padahal, lisensi ini merupakan kualifikasi khusus yang wajib dimiliki pilot untuk menerbangkan tipe pesawat tertentu secara legal.
Pesawat bukan kendaraan yang bisa dipelajari dengan prinsip “asal sudah bisa menerbangkan”. Airbus A320 dan Boeing 737, misalnya, memiliki sistem teknis, tata letak kokpit, serta karakteristik pengoperasian yang berbeda. Karena itu, pilot tetap harus menjalani pelatihan khusus sebelum menerbangkan tipe pesawat tertentu.
Setelah melewati pelatihan tersebut, Marlina akhirnya berhasil memperoleh sertifikasi Type Rating Airbus A320 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.
Baca Juga: Dudung Bicara Keras soal Pencuri Ayam Tewas di Bali: Salah Tetap Salah, Tapi Nyawa Bukan Hukuman
Pencapaian ini membuatnya tercatat sebagai perempuan asli Papua pertama yang mengantongi lisensi Airbus A320 Type Rating.
Airbus A320 sendiri merupakan salah satu pesawat narrow-body yang banyak digunakan maskapai di Indonesia maupun berbagai negara. Artinya, lisensi tersebut bukan sekadar pencapaian personal, tetapi juga bekal penting untuk perjalanan karier Marlina berikutnya.
Kini, perempuan Papua itu tinggal selangkah lebih dekat menuju kokpit maskapai komersial. Setelah pernah ditolak menjadi pramugari, Marlina justru sedang mengejar posisi yang dulu mungkin belum pernah ia bayangkan: menjadi pilot yang menerbangkan pesawatnya sendiri.***