Menanggapi teguran tersebut, Syatori kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kondisi jemaah lansia yang membutuhkan bantuan lebih banyak selama menjalankan ibadah, terutama bagi mereka yang harus menggunakan kursi roda.
Warganet Soroti Antrean Haji yang Panjang
Cuplikan video rapat tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Threads @mekahmadinahid pada Selasa (7/7/2026) dan menuai ratusan komentar dari warganet.
Sebagian besar komentar justru menyoroti panjangnya masa tunggu haji di Indonesia.
Banyak warganet berpendapat bahwa sebagian besar calon jemaah sebenarnya mendaftar saat masih berada di usia produktif dan dalam kondisi sehat. Namun, lamanya antrean membuat mereka baru memperoleh kesempatan berangkat ketika sudah memasuki usia lanjut.
Ada pula yang menilai persoalan utama bukan terletak pada usia jemaah, melainkan sistem antrean haji yang berlangsung bertahun-tahun serta perlunya pendampingan keluarga bagi jemaah lansia dengan kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos Piala Dunia, Minta Erick Thohir Cari Solusi
Perdebatan tersebut kembali memunculkan diskusi mengenai pentingnya evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, khususnya terkait pemeriksaan kesehatan, pendampingan jemaah lansia, serta solusi atas panjangnya masa tunggu keberangkatan di Indonesia.***