TITIKTEMU.CO-Dulu, menjadi bagian dari kelas menengah sering dianggap sebagai tanda kehidupan yang mulai stabil.
Gaji cukup untuk kebutuhan bulanan.
Masih ada ruang untuk menabung.
Sesekali bisa berlibur tanpa harus menghitung setiap rupiah.
Baca Juga: Sandwich Generation Indonesia: Menanggung Orang Tua dan Anak Sekaligus, Lalu Kapan Bisa Menabung?
Namun kondisi itu kini mulai berubah bagi banyak keluarga Indonesia.
Dalam lima tahun terakhir, sekitar 9,5 juta orang dilaporkan turun dari kelompok kelas menengah.
Angka ini bukan sekadar statistik ekonomi.
Baca Juga: Profil Tania Widjaya, Pilot Perempuan Garuda yang Ukir Sejarah dengan Menerbangkan Presiden RI
Di baliknya ada jutaan cerita tentang keluarga yang harus mengubah gaya hidup dan menyesuaikan harapan.
Sebagian mulai mengurangi pengeluaran yang sebelumnya dianggap biasa.
Makan di luar menjadi lebih jarang.
Liburan ditunda.
Belanja kebutuhan non-prioritas mulai dikurangi.