nasional

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung! Progres Tembus 91,86 Persen, Warga Segera Nikmati Jalur Baru ke Manggarai

Kamis, 30 April 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi LRT Jakarta Fase 1B capai 91,86 persen (Instagram @yuliatif)

TITIKTEMU.CO - Kabar baik datang bagi masyarakat ibu kota yang menantikan transportasi publik semakin terintegrasi. Proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai kini sudah mencapai progres 91,86 persen.

Artinya, jalur baru yang akan menghubungkan kawasan timur dan pusat Jakarta ini semakin dekat untuk digunakan masyarakat.

Proyek yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama pemilik proyek PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memperbaiki sistem transportasi massal Jakarta yang terus berkembang.

Saat ini, pekerjaan utama yang tersisa adalah pemasangan steel box girder di kawasan Simpang Matraman.

Sementara sambungan jalur layang LRT yang melintasi Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono sudah selesai 100 persen. Pencapaian ini menunjukkan pembangunan berjalan sesuai target dan memasuki tahap akhir.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kerja sama banyak pihak.

Mulai dari perusahaan pelaksana, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lain yang terlibat sejak awal pembangunan.

Baca Juga: Kabar Baik Jemaah Haji 2026! Kereta Cepat Haramain Kini Beroperasi Sampai Dini Hari

Menurutnya, proyek LRT Jakarta Fase 1B bukan sekadar membangun jalur kereta perkotaan, tetapi juga menghadirkan solusi mobilitas modern yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi warga Jakarta.

Dalam pengerjaannya, Waskita Karya menggunakan berbagai teknologi konstruksi modern. Salah satunya adalah metode long span atau bentang panjang yang memudahkan pembangunan di area padat lalu lintas.

Selain itu, perusahaan juga menerapkan sistem Building Information Modeling (BIM) hingga level 7D.

Teknologi tersebut memungkinkan proses pembangunan dipantau secara detail, mulai dari desain, jadwal kerja, biaya, hingga potensi risiko di lapangan. Dengan sistem digital ini, proyek bisa berjalan lebih presisi dan efisien.

Baca Juga: Belajar Investasi dari TikTok? Ini Risiko yang Jarang Disadari Gen Z

Tak hanya itu, penggunaan drone fotogrametri serta simulasi 4D juga membantu tim memonitor perkembangan proyek secara real time.

Halaman:

Tags

Terkini