Beberapa rute utama yang mengalami pembatalan meliputi penerbangan dari Denpasar menuju kota-kota seperti:
Dubai
Abu Dhabi
Doha
Penerbangan yang terdampak terjadi sejak akhir Februari hingga awal Maret 2026. Maskapai melakukan penyesuaian jadwal secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penerbangan.
Selain keberangkatan dari Bali, sejumlah penerbangan kedatangan internasional dari Timur Tengah menuju Bali juga dibatalkan, sehingga memengaruhi wisatawan yang hendak berlibur ke Pulau Dewata.
Penanganan Ribuan Penumpang Terdampak
Pihak maskapai saat ini masih melakukan penanganan terhadap para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
Setiap maskapai memberikan layanan sesuai dengan kebijakan masing-masing, seperti penjadwalan ulang penerbangan, pengembalian dana, atau perubahan rute perjalanan.
Sementara itu, pengelola bandara juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk membantu penumpang selama proses penyesuaian penerbangan berlangsung.
Bandara telah membuka help desk khusus maskapai untuk memberikan informasi terbaru mengenai penerbangan serta membantu proses perubahan jadwal bagi penumpang.
Selain itu, pengelola bandara juga berkoordinasi dengan kantor imigrasi untuk memberikan layanan bagi penumpang asing yang terdampak pembatalan penerbangan.
Baca Juga: Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran
Fasilitas Imigrasi dan Bantuan Penumpang
Sebagai langkah antisipasi, pihak bandara menyediakan konter pelayanan khusus untuk mengurus Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) bagi wisatawan asing.