TITIKTEMU.CO - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, tradisi berbagi uang baru kembali hadir lewat program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Program ini digelar Bank Indonesia (BI) bersama perbankan nasional, sebuah momen tahunan yang selalu dinanti masyarakat untuk menyiapkan amplop Lebaran dengan pecahan rupiah layak edar dan rapi.
Bank Indonesia memastikan layanan penukaran uang baru tahun ini tetap menggunakan sistem pemesanan online melalui aplikasi PINTAR BI, sehingga masyarakat tidak bisa datang langsung tanpa registrasi atau go show.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pada 2026 BI menyiapkan dana sebesar Rp8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang dalam program SERAMBI.
Baca Juga: Lapor Jet Pribadi ke KPK, Menag Nasaruddin Umar Lolos Jerat Pidana? Ini Penjelasan Lengkapnya
Setiap individu dapat menukar uang dalam bentuk paket dengan nominal maksimal Rp5,3 juta.
Jumlah penukaran dalam satu paket terdiri dari pecahan sebagai berikut:
- Rp50.000: 50 lembar (Rp2.500.000)
- Rp20.000: 50 lembar (Rp1.000.000)
- Rp10.000: 100 lembar (Rp1.000.000)
- Rp5.000: 100 lembar (Rp500.000)
- Rp2.000: 100 lembar (Rp200.000)
- Rp1.000: 100 lembar (Rp100.000)
Total nominal dalam satu paket: Rp5.300.000 per orang.
Sementara itu, untuk periode kedua SERAMBI 2026, jadwal pemesanan dibagi berdasarkan wilayah.
Masyarakat di Pulau Jawa sudah bisa melakukan pemesanan mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, lebih awal dari jadwal semula, dengan periode penukaran berlangsung pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026.
Sementara itu, masyarakat di luar Pulau Jawa dapat mulai memesan pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dengan periode penukaran yang sama, yakni 28 Februari sampai 15 Maret 2026.
Proses penukaran dilakukan melalui kas keliling yang dapat dipilih lokasinya sesuai kuota yang tersedia di sistem.
Langkah-langkah penukaran uang baru melalui PINTAR BI: