Sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di lereng Gunung Slamet pada 24 Januari 2026 menerjang kawasan Pemandian Air Panas Guci di Kabupaten Tegal. Luapan Sungai Gung Guci menyebabkan kerusakan parah di sejumlah titik, termasuk Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Air Barokah.
Baca Juga: IPK Indonesia 2025 Turun ke 34, Mahfud MD Soroti Kepastian Hukum dan Dampaknya bagi Investor
Material lumpur dan kayu gelondongan merusak berbagai fasilitas, termasuk beberapa jembatan di area wisata seperti Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung Pancuran 13, serta jembatan gantung di Pancuran 5.
Kerusakan infrastruktur tersebut berdampak besar terhadap aktivitas wisata dan mobilitas warga. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal menutup sementara Pancuran 13 dan Pancuran 5 selama masa pemulihan.
Sebagai bentuk kepedulian kepada wisatawan, Pemkab Tegal juga menggratiskan tiket masuk Kawasan Wisata Guci untuk sementara waktu hingga proses perbaikan selesai.***