Founder CISDI, Diah Saminarsih, menyebut penambahan layer justru menciptakan lebih banyak variasi rokok murah di pasar, bertentangan dengan upaya pengendalian konsumsi tembakau.
Industri Minta Dilibatkan
Di sisi lain, pelaku industri berharap kebijakan ini tidak diputuskan sepihak. Ketua Umum GAPPRI, Henry Najoan, meminta agar industri rokok legal dilibatkan dalam pembahasan.
Menurutnya, kondisi daya beli masyarakat yang belum pulih serta peredaran rokok ilegal yang kian kuat perlu menjadi pertimbangan utama.
GAPPRI juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang menahan kenaikan tarif cukai dan harga jual eceran pada 2026, yang dinilai memberi ruang napas bagi industri legal untuk bertahan.***