Semua dimintai keterangan demi memastikan kejelasan duduk perkara.
Negara Hadir, Mediasi Jadi Jalan Tengah
Harun menegaskan bahwa pemanggilan ini adalah wujud nyata kehadiran negara.
Penegakan aturan tetap berjalan, namun ruang mediasi dibuka selama memungkinkan secara hukum.
Hasilnya, dua aduan berhasil diselesaikan melalui kesepakatan bersama.
Sementara kasus lainnya masih dalam tahap verifikasi lanjutan dan pendalaman materi sebelum ditentukan langkah berikutnya.
Baca Juga: Purbaya Ubah Peta Dana Pensiun Nasional, Ini Dampaknya bagi ASN dan Aparat
Perlindungan Jamaah di Atas Segalanya
Dalam setiap proses, Kemenhaj menempatkan perlindungan jamaah sebagai prinsip utama.
Setiap keputusan mempertimbangkan kepastian hukum, rasa keadilan, dan manfaat nyata bagi jamaah.
Pendekatan ini sekaligus menegaskan arah baru tata kelola haji dan umrah yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada jamaah.
Kawal Haji, Jalur Resmi Lawan Kegaduhan
Selain penanganan aduan, Kemenhaj juga mengoptimalkan kanal Kawal Haji sebagai pusat pengaduan resmi.
Kanal ini disiapkan agar keluhan jamaah tak lagi berhenti di media sosial tanpa solusi.
Melalui Kawal Haji, setiap persoalan—mulai dari akomodasi, katering, hingga transportasi—dapat segera direspons petugas.