Sebelumnya, dana KDN sebesar Rp250.000 telah disalurkan pada November 2025 kepada 1.444 warga.
Namun, pola tahunan tersebut menuai keluhan karena dinilai tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan sepanjang tahun.
Baca Juga: James Cameron Pertimbangkan Akhiri Avatar Jika Fire and Ash Tak Tembus Target
Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
Tak sedikit warga yang menyampaikan ketidakpuasan terhadap besaran dan skema kompensasi lama.
Bukan semata soal nominal, tetapi juga soal waktu pencairan yang dianggap terlalu jarang.
Evaluasi inilah yang kemudian melahirkan kebijakan baru: nominal tetap, namun diberikan setiap bulan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap skema baru ini bisa menjadi solusi yang lebih manusiawi, sekaligus meredam ketegangan antara pengelola TPA dan masyarakat sekitar.
Harapan di Tengah Tantangan Lingkungan
Meski kompensasi bulanan bukan jawaban atas seluruh persoalan lingkungan, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sambil menunggu perbaikan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Bagi ribuan keluarga di sekitar TPA Cipeucang, langkah ini setidaknya menjadi pengakuan bahwa suara mereka didengar.***