“Padinya tenggelam, jadi hitam-hitam. Kami jemur dan akhirnya jadi beras hitam untuk dimakan,” katanya.
Baca Juga: Bendungan Ciawi–Sukamahi Terbukti Redam Banjir Jakarta hingga 27 Persen
Update Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat, 19 Desember 2025 pukul 10.50 WIB, bencana banjir dan longsor di Sumatera telah menelan korban dalam jumlah besar.
Tercatat, 1.068 orang meninggal dunia, 190 orang masih dinyatakan hilang, dan lebih dari 7.000 orang mengalami luka-luka.
Rinciannya:
- Aceh: 456 orang meninggal dunia, 31 orang hilang
- Sumatera Utara: 366 orang meninggal dunia, 75 orang hilang
- Sumatera Barat: 246 orang meninggal dunia, 84 orang hilang
Baca Juga: BPK Soroti Aset Proyek PLN Rp1,97 Triliun Menganggur, Dipicu Perubahan RUPTL dan Proyek Mangkrak
Khusus di Provinsi Aceh, sebanyak 18 kabupaten terdampak banjir dan longsor, dengan total 106.060 unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Selain Aceh Tamiang, wilayah Aceh Utara juga tercatat sebagai salah satu daerah dengan dampak paling parah pascabencana.
Hingga kini, masyarakat terdampak masih berharap penyaluran bantuan yang lebih merata serta percepatan pemulihan infrastruktur, agar kehidupan warga dapat kembali pulih setelah bencana besar ini.***