Harapan IFG: Anak Muda Melek Risiko, Melek Keberlanjutan
Firman Anindra, Kepala Divisi Pengadaan dan Pengelolaan Aset IFG, menegaskan bahwa program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa memiliki sudut pandang finansial yang lebih matang.
Baca Juga: Sinergi Karsa: Cara IFG Turun ke Akar Rumput, Bukan Sekadar Bicara Kolaborasi
“Melalui IFG Goes to Campus 2025, kami berharap mahasiswa dapat membangun kebiasaan mengelola finansial yang sehat dan berkelanjutan. Setiap keputusan keuangan punya risiko dan dampak jangka panjang,” ujarnya.
Program tahun ini terdiri dari tiga rangkaian utama:
1. Bootcamp Literasi Keuangan
2. Financial Journey — mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan literasi finansial
3. Finplay Summit — ajang penghargaan bagi peserta terbaik dan diskusi bersama para narasumber
IFG juga memperkenalkan platform digital “One by IFG”, aplikasi terpadu yang memudahkan akses masyarakat terhadap produk asuransi, kesehatan, investasi, dan proteksi dalam satu saluran digital.
Baca Juga: IFG di Lapangan Futsal: Saat Pasar Modal Bertemu Sportivitas
Kolaborasi Kampus dan Industri untuk Generasi Finansial Masa Depan
Direktur General Affairs Binus University, Jamin Djaja Pranata, menyambut positif program ini.
Ia menilai edukasi finansial yang modern dan bertanggung jawab adalah hal penting bagi generasi yang akan menjadi pengambil keputusan di sektor usaha dan pemerintahan.
“Kolaborasi ini sangat relevan, dan Binus mendukung penuh upaya IFG memperluas literasi keuangan berkelanjutan,” ungkapnya.
Komitmen IFG terhadap Inklusi dan Keuangan Berkelanjutan