IFG Tegaskan Transformasi Berbasis GRC, Dukung Penuh IIA Conference 2025

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 4 September 2025 | 11:32 WIB
Dari ki-ka Sapto Amal Damandari (Komisaris Bank Muamalat), Achmad Ghufron (Inspektur VII Kementerian Keuangan), Sumiyati (Komisaris IFG) dan Joni Patibang (Vice Presiden IIA Indonesia) (IFG)
Dari ki-ka Sapto Amal Damandari (Komisaris Bank Muamalat), Achmad Ghufron (Inspektur VII Kementerian Keuangan), Sumiyati (Komisaris IFG) dan Joni Patibang (Vice Presiden IIA Indonesia) (IFG)

TITIKTEMU.CO, Medan - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi yang berada di bawah naungan Danantara Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi berbasis tata kelola, manajemen risiko, dan kontrol (GRC). Hal ini disampaikan seiring dukungan IFG terhadap penyelenggaraan Konferensi Nasional The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia 2025 di Medan, pada 27–28 Agustus lalu.

Konferensi yang mengusung tema “Audit for Tomorrow: Strategic. Future-Ready. Sustainable.” tersebut dihadiri lebih dari 600 peserta, meliputi pimpinan audit internal, regulator, praktisi, akademisi, serta perwakilan dari perusahaan nasional dan multinasional. Forum ini menegaskan kembali pentingnya peran auditor internal sebagai mitra strategis dalam memperkuat fondasi tata kelola organisasi.

Baca Juga: Dubes RI untuk Kenya Witjaksono Adji Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden William Ruto

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menekankan bahwa tata kelola merupakan pilar utama transformasi perusahaan. “Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, IFG percaya penguatan GRC adalah landasan untuk memastikan transformasi bisnis berjalan sehat, transparan, dan berkelanjutan. Audit internal bukan sekadar fungsi pengawasan, tetapi mitra strategis yang mengawal perubahan,” ujarnya.

Sebagai implementasi, IFG telah menerapkan four eyes principles, mekanisme pengawasan berlapis yang mewajibkan setiap keputusan strategis mendapatkan persetujuan minimal dari dua pihak berwenang. Prinsip ini dinilai efektif dalam menjaga akuntabilitas serta mencegah potensi risiko bisnis.

Baca Juga: Rincian Gaji DPR Selama 5 Tahun Masa Kerja Beserta Tunjangannya Terbaru September 2025

Denny menambahkan bahwa IFG berkomitmen menghadirkan praktik terbaik di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi. “Kami ingin mendorong perubahan paradigma industri asuransi nasional, dari praktik umum menuju best practice. Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing industri keuangan, tetapi juga memberi nilai nyata bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad Hidayat, Managing Director Internal Audit Danantara Indonesia, menegaskan pentingnya percepatan transformasi audit internal dengan memanfaatkan teknologi. “Artificial intelligence dan data analytics bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk mendeteksi risiko lebih dini dan memberi nilai tambah yang nyata bagi organisasi. Namun teknologi hanyalah alat, nilai sejati audit tetap terletak pada rasa ingin tahu, empati, dan pemikiran kritis auditor,” katanya dalam salah satu sesi panel Konferensi IIA 2025.

Baca Juga: Siapa Cosmas Kaju Gae? Usai Resmi Diberhentikan Secara Tidak Hormat (PTDH)

Dukungan IFG pada forum ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan untuk menghadirkan standar terbaik tata kelola, memperkuat kepercayaan publik, dan memastikan proses transformasi berjalan sesuai prinsip transparansi, integritas, dan akuntabilitas.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Ifg

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X