nasional

Respons Gus Yahya Tolak Mundur dari Jabatan Ketum PBNU: “Saya Masih Sah Secara De Jure dan De Facto”

Rabu, 26 November 2025 | 21:37 WIB
Menyoroti pernyataan Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya usai dirinya didesak mundur dari jabatannya. (Instagram.com/@yahyacholilstaquf)

Ia juga mempertanyakan proses rapat yang menurutnya tidak memberikan ruang klarifikasi dan langsung menjatuhkan keputusan.

“Ini jelas tidak dapat diterima,” imbuhnya.

Tepis Isu Hubungan dengan Israel yang Muncul di Risalah Rapat

Beberapa hari sebelumnya, Gus Yahya juga memberikan klarifikasi terkait isu kedekatannya dengan Israel yang disinggung dalam risalah rapat Syuriyah. Ia menjelaskan bahwa kunjungannya ke Israel terjadi pada tahun 2018 dan sudah pernah ia ungkapkan secara terbuka.

Baca Juga: Penetapan IKN sebagai Ibu Kota Politik Mulai 2028, Pemindahan ASN Tetap Dimulai 2025

“Saya sudah pernah ke Israel tahun 2018, bertemu Netanyahu, Presiden Israel, dan berbagai pihak lainnya,” katanya di Surabaya, Sabtu, 23 November 2025.

Menurutnya, informasi tersebut bukan hal baru dan bahkan saat Muktamar 2021, seluruh cabang dan PWNU sudah mengetahui rekam jejak tersebut sebelum memilihnya sebagai Ketua Umum.

Gus Yahya Tegaskan Konsistensi Membela Palestina

Gus Yahya menekankan bahwa lawatannya ke Yerusalem justru menjadi kesempatan baginya untuk menyampaikan sikap tegas mendukung Palestina. Ia menyatakan bahwa pernyataannya terhadap penjajahan Israel disampaikan secara gamblang, bahkan di depan PM Israel saat itu, Benjamin Netanyahu.

Baca Juga: Shell Indonesia Resmi Beli 100 Ribu Barel BBM dari Pertamina untuk Amankan Stok hingga Akhir 2025

“Saya datang ke sana demi Palestina. Itu saya sampaikan berulang kali, dan saya tidak akan pernah berhenti berada pada posisi itu,” tegasnya.

Polemik internal PBNU kini berada di titik krusial dengan adanya ketegangan antara keputusan Syuriyah dan sikap Gus Yahya yang menolak mundur. Situasi ini diperkirakan akan berlanjut hingga adanya keputusan resmi melalui Muktamar atau forum tertinggi lainnya.***

Halaman:

Tags

Terkini