“Atlet-atlet kita ini berkorban luar biasa,” ucapnya.
Karena itu, pemerintah ingin memastikan masa depan karier mereka tetap terjamin, baik selama aktif bertanding maupun setelah pensiun.
Program beasiswa LPDP olahraga pun masih dalam tahap diskusi untuk memastikan mekanismenya tepat.
Baca Juga: Sibolga Diguncang Air dan Lumpur: Lima Warga Tewas, Puluhan Rumah Rusak, Bantuan Dikebut
Dana Pensiun Atlet Masih dalam Proses
Terkait dana pensiun atlet, Erick menyebut bahwa program tersebut belum bisa diwujudkan seketika.
Namun ia menargetkan dalam satu hingga dua tahun ke depan, skema dana pensiun akan selesai dan bisa diimplementasikan.
“Ini program yang harus saya kejar dalam setahun ke depan,” kata Erick.
Arah Baru: Program Khusus Atlet Unggulan
Erick mencontohkan model Inggris yang memiliki dana khusus untuk cabang olahraga unggulan.
Ia menegaskan, visi Presiden Prabowo mengenai negara maju mencakup tiga elemen penting: ekonomi kuat, pertahanan yang tangguh, serta olahraga yang berprestasi.
Menyambung arahan tersebut, pemerintah akan membentuk program khusus untuk mendukung atlet bertanding di berbagai kompetisi dalam dan luar negeri.
Pusat Pelatihan Skala Besar Untuk Atlet Masa Depan
Salah satu langkah besar yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan pusat pelatihan atlet.
Pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 300 hektare yang akan dijadikan pusat pelatihan terpadu lengkap dengan fasilitas pendidikan untuk mengakomodasi kebutuhan atlet muda.
Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi titik lahirnya generasi olahraga Indonesia yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing global.***