“Kalau Anda berhasil, ada buah manis menunggu. Lebih penting lagi, negara sedang menunggu kontribusi Anda,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak SDM unggul untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.
“Kita butuh lebih banyak orang pintar. Jadi untuk teman-teman Gen Z, seriuslah belajar. Jangan malas. Kita perlu kalian untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap di angka delapan persen ke depan,” pesannya.
Baca Juga: Menjelang 2026: Ketakutan Kriminalisasi Mencuat, Pemerintah Klaim KUHP Baru Lebih Terkontrol
Apresiasi dari IPB University dan Komitmen Alumni
Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Menkeu. Menurutnya, materi mengenai ekonomi makro dan fiskal sangat relevan bagi mahasiswa yang kelak menjadi pengambil kebijakan.
Sementara itu, Ketua Himpunan Alumni IPB University, Walneg S. Jas, menegaskan bahwa kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara alumni dan kampus dalam memberi kontribusi terbaik bagi bangsa.
“Ini adalah wujud sinergi strategis agar pemikiran-pemikiran terbaik bisa terus hadir bagi Indonesia,” ujarnya.
Kisah perjalanan Purbaya—from anak kecil yang berjalan pagi di kampus hingga menjadi Menteri Keuangan—menjadi pengingat bahwa karakter besar sering terbangun dari kebiasaan sederhana.
Melalui pesannya, ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang bersedia belajar dengan sungguh-sungguh dan berani berkontribusi.
Sebuah inspirasi nyata bagi siapa pun yang sedangmenapaki jalan menuju masa depan.***