nasional

Makin Berlarut-larut, Mengapa Jokowi Tidak Mau Menunjukkan Ijazahnya?

Senin, 24 November 2025 | 11:00 WIB
Kasus Ijazah Palsu, Mengapa Jokowi Tidak Mau Menunjukkan Ijazahnya? (Istimewa)

TITIKTEMU.CO - Polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo atau Jokowi kembali mencuat ke publik lewat sidang Komisi Informasi Pusat (KIP).

Pertanyaan soal mengapa Jokowi tidak menunjukkan ijazahnya kembali menjadi perhatian. Kasus yang telah bergulir sejak 2019 ini semakin melebar, melibatkan akademisi, politisi, sampai institusi negara.

Perdebatan soal ijazah Jokowi seperti tidak ada akhirnya. Pada pertengahan November 2025, sidang sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) menghidupkan kembali kontroversi lama ini.

Baca Juga: Bonjowi Ungkap 20 Dokumen Ijazah Jokowi yang Diminta dari UGM: Semuanya Ditolak dengan Jawaban Seragam 

Majelis menanyakan langsung kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mengenai keberadaan salinan ijazah sarjana Jokowi.

Sementara itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo bersama tujuh orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen terkait ijazah Jokowi.

Kasus ini bukan kali pertama muncul, namun justru terasa semakin kompleks dan rumit dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 20 Dokumen yang Dicari, 20 Kali Ditolak: Bonjowi vs UGM dan Misteri Ijazah Jokowi

Isu yang Tak Pernah Redup

Kontroversi bermula dari unggahan Umar Kholid pada Januari 2019 di Facebook yang mempertanyakan keaslian ijazah SMA Jokowi.

Pasalnya, ada ketidaksesuaian antara tahun berdiri sekolah dengan tahun kelulusan yang tercantum dalam ijazah. Unggahan itu berbuntut panjang hingga Umar harus berurusan dengan hukum.

Tidak lama kemudian muncul buku Jokowi Undercover 2: Lelaki Berijazah Palsu karya Bambang Tri Mulyono, yang kembali menuding Jokowi menggunakan ijazah palsu.

Gugatan sempat dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun kemudian dicabut karena penulis berstatus tersangka dalam kasus lain.

Pada tahun 2024, giliran Eggi Sudjana membawa isu yang sama ke ranah hukum, menggugat Jokowi atas dugaan penggunaan ijazah palsu. Semua gugatan berakhir tanpa titik terang, namun isu tetap hidup.

Halaman:

Tags

Terkini