nasional

Saat Gibran Bicara di G20, Menu MBG Diprotes dan Ahli Gizi Mulai Langka: Dua Wajah Program Strategis RI

Senin, 24 November 2025 | 09:30 WIB
Menyoroti pernyataan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka terkait program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG). (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

Dalam rekaman itu, Ape menunjukkan menu yang diterima: nasi, anggur, ikan, kacang, dan tauge yang menurutnya sudah berbau.
“Anak saya dikasih ini, warga saya dikasih ini,” katanya dengan nada geram.

“Tidak layak, ini tidak layak,” lanjutnya.

Ape meminta Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) mengevaluasi penyajian menu agar tidak merugikan penerima manfaat MBG.

Baca Juga: Air Mata di Tengah Belantara: Rafflesia ‘Muka Harimau’ Mekar Setelah Penantian 13 Tahun

BGN Beberkan Masalah Baru: Kelangkaan Ahli Gizi Menghambat Operasional

Masalah MBG tidak berhenti pada penyajian menu saja.

Badan Gizi Nasional (BGN) juga mengungkap persoalan lain yang cukup serius: kekurangan tenaga ahli gizi di berbagai daerah.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan kondisi tersebut saat rapat bersama DPP Persagi pada 21 November 2025.
“Saat ini terjadi kelangkaan ahli gizi.

Banyak dapur MBG tidak bisa beroperasi karena salah satu syarat SPPG adalah harus memiliki ahli gizi,” tegas Nanik.

Ia meminta Persagi, Kemenkes, dan BGN duduk bersama untuk menata alokasi tenaga profesional.

Nanik juga memastikan bahwa para ahli gizi nantinya akan diangkat sebagai pegawai negeri sipil agar memiliki kepastian karier.

“Kami bantu prosesnya, tapi mereka harus bekerja dengan baik dan tidak sering pindah,” tegasnya.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini