Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa persoalan bullying dan kekerasan di sekolah harus segera ditangani.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan pihaknya akan menyiapkan regulasi baru untuk mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kami akan menerbitkan Permendikdasmen baru dan membentuk tim di sekolah dengan pendekatan lebih humanis dan partisipatif,” jelasnya.
Regulasi tersebut juga akan melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pengawasan.
Baca Juga: Gibran Umumkan Bebas Visa RI–Afrika Selatan di CEO Forum Johannesburg, Ini Poin Penting Pidatonya
Pelaku Diduga Mengalami Kesepian dan Perlakuan Kurang Baik
Salah satu dugaan awal yang muncul adalah bahwa pelaku merasa kesepian dan mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari lingkungannya, yang kemudian menjadi faktor yang memicu tindakan ekstrem tersebut.
Kronologi Ledakan SMAN 72 Jakarta
Ledakan terjadi pada Jumat, 7 November 2025 saat kegiatan salat Jumat berlangsung di masjid sekolah.
Sebanyak 96 orang menjadi korban, terdiri dari 67 luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat.
Pelaku yang masih dirawat di RS Polri tetap diperiksa dengan memperhatikan kondisi kesehatannya. KPAI juga turut mengawal proses penyidikan.***